Survei Jokowi-Amin Dinilai Ungguli Prabowo-Sandi, TKD Tangsel: Prestasinya Jelas

Survei Jokowi-Amin Dinilai Ungguli Prabowo-Sandi, TKD Tangsel: Prestasinya Jelas

author 1

March 23, 2019

Berdasarkan hasil survei lembaga Indo Barometer terbaru, pasangan calon presiden 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin mengalahkan pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno. Survei dilaksanakan di 34 Provinsi, pada tanggal 6 sampai 12 Februari 2019.

Hasil survei Indo Barometer menunjukan, andai pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul dengan selisih 21 persen. Pasangan 01 tersebut memeroleh elektabilitas sebesar 50,2 persen, jauh mendahului pasangan Prabowo-Sandi yang melulu mendapat elektabilitas sebesar 28, 9 persen. Sedangkan sisanya 20 persen, masih merahasiakan pilihan.

 

Tim Kampanye Daerah (TKD) Kota Tangsel, Julia Mihardja, ikut menanggapi pulang unggulnya pasangan Jokowi-Ma’ruf menurut hasil survei. Berdasarkan keterangan dari Julia, survei itu dapat menjadi acuan elektabilitas pasangan calon di tengah masyarakat.

 

“Hasil survei tersebut kami memandangnya biasa, sebab sebelumnya kan lembaga survei yang lain pun mengunggulkan Jokowi-Ma’ruf. Sulit terkejar lah dengan angka itu, walaupun tetap, kami tak menjadikan hasil survei sebagai acuan utama guna bekerja memenangkan beliau,” cerah Julia, Juru bicara TKD Kota Tangsel, untuk Okezone, Kamis (21/3/2019).

Dikatakan Julia, kelebihan Jokowi-Ma’ruf menurut sebanyak survei diakibatkan kepemimpinan Jokowi sekitar 4 tahun terakhir dipercayai telah membawa tidak sedikit perubahan. Capaian-capaian tersebut pun dialami langsung oleh masyarakat. Hingga tak heran, sekian banyak  kalangan mendeklarasikan dukungannya supaya Jokowi melanjutkan kepemimpinan di periode kedua nanti.

 

“Prestasi yang beliau capai sekitar ini dapat dirasakan langsung masyarakat. Kita pun tahu kan ramai pernyataan dari akademisi, ulama, dan sekian banyak  profesi lainnya yang mengharapkan Pak Jokowi melanjutkan kepemimpinan di periode kedua. Karena prestasinya jelas, terdapat buktinya,” ucapnya lagi.

Berdasarkan keterangan dari Julia, keyakinan masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi sulit diprovokasi oleh sekian banyak  isu hoax dan fitnah yang sering kali menyerang individu dan kebijakannya. Padahal upaya itu, gencar dilaksanakan untuk menghancurkan elektabilitas Jokowi sekitar ini.

 

“Meski diserang hoax, fitnah, namun pada kesudahannya masyarakat sadar bahwa isu-isu tersebut tidak benar. Masyarakat secara bening melihat sosok Pak Jokowi dan kebijakannya sekitar ini justru berbeda dengan fitnah yang diembuskan itu,” kata Julia.

 

Survei Indo Barometer sendiri menilai Pilpres 2019 adalahpengulangan dari Pilpres tahun 2014 lalu. Sebab yang bertarung ialah calon presiden yang sama, yaitu Jokowi melawan Prabowo. Dalam simulasi head to head, Capres petahana Jokowi masih mempunyai elektabilitas lebih tinggi dari pada Prabowo.

 

“Dari pertanyaan simulasi 2 gambar Capres yang disodorkan untuk responden, Jokowi terpilih sejumlah 51,2 persen, Prabowo 28,9 persen, sedangkan yang masih merahasiakan pilihanya sebesar 19,9 persen, disini Jokowi pulang menggunguli Prabowo,” cerah Hadi Suprapto, Peneliti Indo Barometer, dalam keterangannya.